Distributor Material Handling Equipment

Alamat

Jl. Husein Sastranegara No.89B, Jakarta

WhatsApp

Kesalahan Umum dalam Perawatan Excavator yang Harus Dihindari

Kesalahan Umum dalam Perawatan Excavator yang Harus Dihindari

Perawatan excavator merupakan bagian penting untuk menjaga performa alat tetap optimal. Banyak operator memahami cara mengoperasikan alat berat, namun justru mengabaikan prosedur perawatan yang benar. Karena itu, berbagai masalah teknis sering muncul secara tiba-tiba dan menghambat pekerjaan di lapangan. Agar tidak mengalami kerugian, memahami kesalahan umum dalam perawatan excavator sangatlah penting bagi pemilik maupun pengguna alat berat.

Selain itu, perawatan yang benar mampu memperpanjang usia komponen sekaligus mengurangi biaya operasional dalam jangka panjang. Meski demikian, masih banyak kesalahan umum dalam perawatan excavator yang dilakukan tanpa disadari. Oleh karena itu, artikel ini membahas secara lengkap apa saja kesalahan tersebut dan bagaimana cara menghindarinya sehingga excavator tetap bekerja secara maksimal.

Kesalahan Umum dalam Perawatan Excavator yang Sering Terjadi

Ada beberapa kesalahan yang cukup sering dilakukan tanpa disadari. Ketika kebiasaan ini terus terjadi, performa excavator perlahan menurun dan potensi kerusakan menjadi lebih besar. Berikut beberapa kesalahan yang harus Anda hindari:

1. Melewatkan Pemeriksaan Harian (Daily Check)

Salah satu kebiasaan yang paling sering terjadi adalah mengabaikan pemeriksaan harian. Padahal, langkah sederhana seperti memeriksa oli, melihat potensi kebocoran fluida, hingga mengecek kondisi undercarriage sangat penting untuk mencegah kerusakan dini. Selain itu, pemeriksaan harian membantu operator mendeteksi masalah kecil sebelum berubah menjadi kerusakan besar. Selain meningkatkan keamanan, daily check juga memastikan pekerjaan lapangan berjalan lancar. Dengan demikian, operator tidak perlu menghadapi downtime akibat kerusakan mendadak.

2. Terlambat Mengganti Oli dan Filter

Oli engine dan oli hidrolik memiliki masa pakai yang harus Anda perhatikan. Ketika penggantian terlambat, kualitas oli akan menurun dan merusak komponen internal secara perlahan. Bahkan, filter yang Anda biarkan tersumbat menyebabkan oli tidak bersirkulasi dengan baik, sehingga mesin bekerja lebih berat. Oleh karena itu, selalu ikuti jadwal penggantian yang direkomendasikan pabrikan. Mengganti oli tanpa memperhatikan filter juga tidak disarankan karena keduanya berfungsi bersama-sama untuk menjaga performa mesin.

3. Mengabaikan Sistem Hidrolik

Sistem hidrolik adalah sumber tenaga utama excavator. Ketika terjadi kebocoran kecil pada selang atau fitting, tekanan hidrolik langsung berkurang dan membuat performa menurun. Banyak operator membiarkan kebocoran tersebut berlarut-larut, padahal kerusakan dapat menyebar ke komponen lain. Selain itu, kualitas oli hidrolik juga harus dijaga. Oli yang terkontaminasi air atau kotoran dapat merusak pump, cylinder, hingga valve. Itulah sebabnya pengecekan hidrolik wajib Anda lakukan secara berkala.

4. Tidak Menjaga Kebersihan Excavator

Meski digunakan di area berlumpur dan berdebu, excavator tetap membutuhkan perawatan kebersihan. Radiator yang kotor membuat suhu mesin cepat naik, sementara undercarriage yang dipenuhi lumpur mempercepat keausan komponen. Membersihkan excavator secara rutin menjadi langkah mudah yang sering diabaikan. Kebersihan yang terjaga tidak hanya membuat alat lebih awet, tetapi juga membantu operator bekerja lebih nyaman karena kondisi alat lebih stabil.

5. Menggunakan Suku Cadang Non-Original

Demi menghemat biaya, banyak pemilik excavator memilih spare part non-original. Sayangnya, keputusan ini memperbesar risiko kerusakan karena kualitasnya tidak sebanding dengan part asli. Terutama untuk komponen vital seperti seal kit, filter, dan part hidrolik, penggunaan part murah dapat membuat komponen cepat aus. Karena itu, menggunakan suku cadang original lebih aman dan lebih hemat dalam jangka panjang. Meskipun investasinya lebih tinggi di awal, umur pakainya jauh lebih lama dan performanya lebih stabil.

6. Membiarkan Excavator Bekerja Melebihi Kapasitas

Setiap excavator memiliki batas kemampuan. Mengangkat beban berlebih, mengeruk material yang terlalu padat, atau mengoperasikan unit kecil untuk pekerjaan besar akan mempercepat kerusakan boom, arm, dan bucket. Sayangnya, kebiasaan ini masih sering dilakukan di lapangan. Agar excavator lebih awet, pastikan operator memahami kapasitas unit dan menggunakan peralatan sesuai peruntukannya. Dengan demikian, risiko kerusakan bisa berkurang signifikan.

7. Pelumasan (Greasing) Tidak Rutin

Greasing adalah bagian penting dari perawatan. Namun, pelumasan sering dilakukan hanya ketika terdengar suara gesekan dari pin dan bushing. Padahal, kurangnya pelumasan akan mempercepat keausan dan menyebabkan biaya perbaikan yang cukup besar. Pastikan seluruh titik grease dilumasi sesuai jadwal.

8. Tidak Melakukan Servis Berkala

Servis berkala membantu mendeteksi penyebab kerusakan lebih awal. Ketika servis terlewat, kerusakan kecil dapat berkembang menjadi masalah besar. Pengecekan komponen engine, sistem elektrik, hingga hidrolik harus Anda lakukan sesuai interval agar excavator tetap bekerja pada performa terbaiknya.

Baca juga: Tips Menjaga Performa Excavator di Lapangan agar Tetap Optimal

Temukan Excavator Berkualitas di BDMI

Menghindari berbagai kesalahan umum dalam perawatan excavator akan menjaga performa alat sekaligus menghemat biaya operasional. Perawatan yang tepat bukan hanya meningkatkan keawetan excavator, tetapi juga memastikan pekerjaan lapangan berjalan lebih efisien.

Jika Anda membutuhkan excavator terbaik dengan kualitas terjamin, layanan profesional, serta dukungan teknis lengkap, kunjungi situs BDMI. Pilihan unitnya beragam dan cocok untuk berbagai kebutuhan proyek. Dengan memilih excavator berkualitas, pekerjaan Anda akan semakin mudah, cepat, dan aman.

Hubungi Kami: 0812-9079-3067

Website Resmi: bdmi.co.id